Dipublish 01 Oktober 2026 10:00 WIB
36
SORONG, PAPUA BARAT DAYA — Kabut asap yang melanda sejumlah wilayah di Papua Barat Daya menjadi perhatian terhadap kesehatan masyarakat, terutama akibat paparan particulate matter (PM)2.5 yang dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan.
Sebagai bentuk upaya perlindungan dan pencegahan terhadap dampak buruk kualitas udara, Dinas Kesehatan bersama Puskesmas se-Kota Sorong turun langsung ke sejumlah titik untuk membagikan masker gratis kepada masyarakat.
Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Puskesmas Remu dengan menyasar masyarakat di kawasan sekitar Puskesmas, khususnya Pasar Remu dan sejumlah titik di sekitarnya.
Petugas Puskesmas Remu membagikan masker secara langsung kepada pedagang, pengunjung pasar, pengendara, maupun masyarakat yang sedang beraktivitas di ruang terbuka.
Selain membagikan masker, petugas juga memberikan edukasi singkat kepada masyarakat mengenai pentingnya mengurangi paparan asap dan menjaga kesehatan saluran pernapasan selama kondisi kabut asap berlangsung.
PM2.5 merupakan partikulat udara berukuran sangat kecil yang dapat terhirup dan masuk hingga bagian dalam paru-paru. Paparan partikulat tersebut perlu menjadi perhatian, terutama bagi kelompok rentan dan masyarakat yang memiliki penyakit pernapasan.
Kondisi kualitas udara yang buruk dapat meningkatkan risiko munculnya keluhan seperti batuk, iritasi tenggorokan, sesak napas, serta memperburuk kondisi pada masyarakat yang telah memiliki gangguan pernapasan.
Salah satu penyakit yang menjadi perhatian adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Sementara itu, pada penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), paparan polusi udara dan asap dapat memperburuk gejala serta memicu kekambuhan.
Kepala Puskesmas Remu, dr. Charis Olivia Febby Hattu, mengatakan kegiatan pembagian masker merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif untuk melindungi masyarakat dari risiko kesehatan akibat kondisi udara.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, terutama selama kondisi kabut asap masih terjadi. Gunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan dan kurangi aktivitas di luar apabila kondisi udara sedang tidak baik. Kami dari Puskesmas Remu akan terus berupaya memberikan edukasi dan perlindungan kepada masyarakat,” ujar Kepala Puskesmas Remu.
Menurutnya, masyarakat juga perlu memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing. Apabila mengalami keluhan seperti batuk yang menetap, sesak napas, demam, atau gangguan pernapasan lainnya, masyarakat diimbau segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan.
Kawasan Pasar Remu menjadi salah satu lokasi yang disasar dalam kegiatan tersebut karena tingginya aktivitas masyarakat. Petugas Puskesmas Remu menyempatkan diri menyapa masyarakat secara langsung sekaligus membagikan masker.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa perlindungan terhadap kesehatan pernapasan perlu dilakukan bersama, terutama ketika terjadi penurunan kualitas udara.
Masyarakat juga diimbau untuk mengikuti informasi dan arahan dari pemerintah serta petugas kesehatan mengenai perkembangan kondisi kualitas udara di wilayah Kota Sorong.
Pembagian masker gratis yang dilakukan Dinas Kesehatan dan Puskesmas se-Kota Sorong menjadi salah satu bentuk kehadiran tenaga kesehatan di tengah masyarakat.
Tidak hanya memberikan pelayanan di dalam gedung, Puskesmas Remu juga terus menjalankan kegiatan promotif dan preventif secara langsung sebagai bagian dari komitmen menjaga kesehatan masyarakat.
Di tengah kabut asap yang menyelimuti Sorong, langkah sederhana seperti menggunakan masker dan mengurangi paparan asap menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan pernapasan.